Tuesday, May 11, 2010
Jika anda tidak menginginkan setiap user menggunakan menu Task Manager pada bagian Taskbar (klik kanan Taskbar), Untuk melakukan fungsi tersebut kita bisa membuat beberapa pengaturannya melalui Registry dari Windows Vista. Berhati – hatilah dalam membuat pengaturannya, mengingat kita sedang bermain dalam Registry Windows. Untuk lebih jelasnya berikut adalah pengaturannya :
Pengaturan lengkap untuk status Task Manager
Path Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Value Type : DWORD Value
Value name : DisableTaskMgr
Value data : 1 = enable, task manager tidak aktif
Untuk lebih jelasnya,ikuti langkah berikut :
- 1. Bukalah registry dengan cara pada StartMenu > Run. Lalu kita ketikkan “regedit”.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut :
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
- 3. Pada subkey System, tambahkan data DWORD Value, kemudian ganti namanya menjadi ”DisableTaskMgr”. Jika belum terdapat subkey System, kita buat terlebih dahulu.
4. Klik dua kali pada data DisableTaskMgr, kemudian ubahlah nilainya menjadi “1” pada bagian Value Data. Nilai “1” artinya Enable, atau Task Manager dinonaktifkan. Bila kita ingin mengaktifkan Task Manager kembali, ubah lagi nilainya menjadi “0”. Nilai “0” artinya Disable, atau Task manager diaktifkan.
5. Dari beberapa lagkah di atas, bentuk pengaturan lengkapnya dapat dilihat pada gambar berikut.
6. Untuk melihat hasil perubahannya, lakukan Refresh.
7. Jikabelum berhasil, Log Off atau Restart komputer terlebih dahulu.
8. Berikut adalah hasil nya :
Gambar yang paling atas adalah gambar task manager dalam keadaan aktif, sedangkan dibawah adalah task manager yang tidak aktif.
Read more
Mungkin kita tidak ingin sistem dalam komputer kita Windows 7 , yang telah kita atur sedemikian rupa sesuai dengan keiinginan kita berubah karena ulah seorang rekan atau teman yang gemar mengutak – atik komputer kita tersebut. Untuk mengamankan sistem komputer tersebut, kita dapat memblokir jendela Registry Editor Windows 7 sehingga tidak dapat diakses oleh orang lain.
Berikut adalah langkah – langkah untuk memblokir registry pada Windows 7 tersebut :
1. Langsung saja kita buka start menu dan klik Run. Start Menu > Run
2. Pada Run, kita ketikkan gpedit.msc kemudian klik OK
3. Pada jendela gpedit.msc kita sorot User Configuration > Administrative Templates > System. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini
4. Selanjutnya kita scrollbar mouse kebawah, lalu pilih dan klik ganda mouse pada Prevent acces to registry editing tools.
5. Pada jendela Prevent acces to registry editing tools properties. Kita klik tombol radio yang ada di samping kiri, kemudian kita pilih opsi enabled
6. kemudian kita klik OK, lalu kita tutup jendela Group Plicy Object Editor
7. Untuk membuktikannya bukalah registry dengan cara pada StartMenu > Run. Lalu kita ketikkan “regedit” kemudian klik OK
8. Simsalabin….Jendela registry editor tidak akan muncul di layar monitor anda , tetapi akan muncul peringatan yang bunyinya : Registry Editing has been disabled by your administrator.
9. Bila kita ingin mengaktifkannya kembali, ikuti langkah – langkah dari no 1 hingga no 6. tetapi kita pilih opsi disabled.
Read more
sering sekali biasanya saat sedang buntu mengerjakan tugas gw sering tidur2an dulu sambil dengerin musik hingga tertidur dan komputer masih dalam keadaan menyala. seperti kita ketahui pemakaian listrik komputer sebesar apa?? selain itu meninggalkan komputer dalam keadaan terjaga semalaman akan membuat komputer cepat rusak (seperti yang pernah dialami seorang teman, sorry bagi yang ngerasa,. hehe) karena panas yang berlebih atau belum lagi karena naik-turunnya listrik,.
nah, peristiwa diatas dapat diatasi dengan cara memasang timer agar komputer dapat secara otomatis shutdown sendiri. berikut adalah caranya :
buka control panel lalu pilih power options, pada classic view biasanya akan power options akan langsung muncul dalam daftar, tetapi pada category view pilih terlebih dahulu Performance and Maintenance setelah itu akan muncul daftar yang memuat Power Options.
setelah itu akan muncul jendela Power Options Properties. pada tab Power Schemes akan terlihat beberapa settingan.
tetapkan waktu berapa menit / jam monitor mati dan berapa menit / jam kemudian harddisk menyusul,. klik OK jika sudah..
ada cara lain untuk melakukan shutdown otomatis. pilih start –> run lalu ketikkan tsshutdn 3600 /powerdown setelah itu klik OK
Lalu akan muncul jendela pop-up pemberitahuan bahwa sistem akan shutdown dalam 3600 detik = 1 jam, seperti berikut :
selain jendela pop-up tersebut akan muncul jendela DOS seperti ini :
jangan tutup jendela DOS tersebut, karena jika ditutup maka timer akan mati dan sistem tidak akan shutdown secara otomatis.
N.B :
tsshutdn XX/powerdown
XX = per detik
kita dapat merubah waktu shutdown tersebut dengan angka berapa saja yang kita inginkan, pada contoh di atas nilai XX = 3600, maka komputer akan mati dalam 3600 detik. jika kita ingin mematikan dalam waktu 2 jam maka masukkan nilai XX menjadi 7200.
Read more
Ada beberapa font standar yang digunakan oleh Windows, yakni Tahoma dan MS Sans Serif. Font Tahoma digunakan pada shell untuk Explorer di Windows, sedangkan font default sistem seperti System Properties, Device Manager dan aplikasi lainnya adalah MS Sans Serif.
Ingin mengganti font-font ini? Caranya memang tidak semudah mengubah font di dokumen Microsoft Word. Tapi, jika Anda sudah terbiasa bermain-main dengan registri, caranya tidak sulit, kok.
1. Klik “Start > Run...”, kemudian ketik “regedt32.exe”.
2. Masuklah ke subkey “HKEY_LOCAL_MACHINE-SOFTWARE-Microsoft-Windows NT-CurrentVersion-FontSubstitutes”.
3. Klik ganda “String Value MS Shell Dlg” untuk mengubah font default sistem yang sebelumnya menggunakan Microsoft Sans Serif.
4. Ganti Value Data-nya dengan jenis font lain yang Anda inginkan, dengan syarat font tersebut harus sudah terinstal di Windows Anda.
5. Klik “OK”.
6. Klik dua kali untuk “String Value MS Shell Dlg 2”.
7. Ubah shell font yang sebelumnya menggunakan Tahoma dengan jenis font lain, misalnya Arial atau Comic Sans MS. Aturan mainnya tetap sama dengan sebelumnya, yaitu font yang Anda definisikan harus sudah terpasang di sistem operasi.
8. Klik “OK”, lalu tutup Registry Editor dan restart PC.
Setelah Anda me-restart PC, Windows akan menggunakan font baru yang telah Anda tentukan untuk font di shell maupun di sistem.
Jangan lupa, lakukan backup registri sebelum Anda mencoba trik ini agar Anda dapat kembali ke setting sebelumnya dengan mudah. Untuk memulihkan sistem secara manual, masuk kembali ke subkey “HKEY_LOCAL_MACHINE-SOFTWARE-Microsoft-Windows NT-CurrentVersion-FontSubstitutes” di registry, lalu kembalikan “Value Data MS Shell Dlg” pada Microsoft Sans Serif dan “MS Shell Dlg 2” pada Tahoma.
Read more
2. Simpan dengan nama terserah Anda
3. Ganti "save as type" ke "All File"
3. Simpan dalam bentuk .bat -->contoh "kunci.bat"
4. copy file .bat ke driver (terserah anda)
5. klik 2 kali file kunci.bat tersebut..maka muncul folder "Locker"
6. masukan file yg mo di kunci ke folder locker
7. untuk mengunci klik lagi file kunci.bat
8. sebelumnya ganti password script dibawah ini (cari kata Telor,ganti dengan password anda>
Spoiler for Option:
cls
@ECHO OFF
title Folder Locker
if EXIST "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" goto UNLOCK
if NOT EXIST Locker goto MDLOCKER
:CONFIRM
echo Are you sure u want to Lock the folder(Y/N)
set/p "cho=>"
if %cho%==Y goto LOCK
if %cho%==y goto LOCK
if %cho%==n goto END
if %cho%==N goto END
echo Invalid choice.
goto CONFIRM
:LOCK
ren Locker "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
attrib +h +s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
echo Folder locked
goto End
:UNLOCK
echo Enter password to Unlock folder
set/p "pass=>"
if NOT %pass%==telor here goto FAIL
attrib -h -s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
ren "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" Locker
echo Folder Unlocked successfully
goto End
:FAIL
echo Invalid password
goto end
:MDLOCKER
md Locker
echo Locker created successfully
goto End
:End
Read more
Troubleshooting bisa kita bagi menjadu beberapa bagian sesuai dengan fokus masalah dan penyelesaiannya. Masalah yang sering muncul adalah pada hardware dan jaringan komputer. Sedangkan untuk software, biasanya seringmuncul adalah masalah yang diakibatkan oleh serangan virus. Dalam menyelesaikan masalah ini diperlukan analisa yang tepat supaya penyelesainnya juga tepat.
Berikut ini adalah beberapa masalah pada komputer, analisa , serta solusinya :
1. Error saat booting
Problem : user melaporkan bahwa komputernya tidak bisa dinyalakan. Proses booting tidak selesai dengan eror di layar.
Analisis :
- Pada saat booting, komputer akan memeriksa perangkat yang terpasang padanya. Ada beberapa tanda yang muncul baik yang tampil pada layar, maupun bunyi beep yang dihasilkan speaker. Untuk error yang tampil di komputer, pasti sudah jelas permasalahannya apa. Kamu tinggal baca saja error apa yang terjadi. Setelah itu cari solusi sesuai dengan pesan error tersebut.
- Bunyi beep pada saat booting memiliki makna masing – masing. Kode ini tergantung dari BIOS komputer. Untuk mengetahui makna masing – masing beep, kamu bisa membuka manual yang disertakan pada saat pembelian komputer. Sebagai contoh : bunyi beep panjang secara terus menerus. Pada Award Bios, bunyi ini menandakan adanya masalah pada RAM. Kita tinggal cek memorinya.
Solusi :
- Sesuai dengan informasi yang diperoleh baik dari layar maupun bunyi beep, cek masing – masing peralatan terkait?
- Misal pada boot muncul pesan “Keyboard Error”, maka dipastikan masalah pada keyboard. Coba cek kabel colokan keyboard, atau ganti dengan keyboard lain. Contoh lain : bunyi beep karena masalah RAM, coba cabut RAM dari slotnya, pasang pada slot lain. Untuk detail masing – masing solusi akan kita bahas pada bagian setiap hardware.
Berikut ini adalah pesan error yang mungkin muncul saat komputer booting:
- “Disk Boot Failure”, “ Non-System Disk” atau “No ROM Basic – SYSTEM HALTED”
Solusi :
Cek semua kabel yang terpasang pada motherboard, terutama kabel hard disk apakah sudah tepat; cek apakah hard disk sudah di-install Operating System; cek apakah komputer terkena virus; cek apakah ada floppy yang tertinggal dalam drive atau ada Flashdisk yang masih tertancap di komputer.
- “HDD Controller Failure”
Solusi : cek apakah jumper pada hard disk sudah benar posisinya atau belum
- “Keyboard Not Found”
Solusi : cek apakah kabel Keyboard sudah terpasang dengan tepat pada posisinya di komputer. Colokan Keyboard berwarna hijau, jangan tertukar dengan colokan mouse.
- “CMOS checksum error”
Solusi : Masalah pada baterai CMOS yang ada di motherboard. Cek jumpernya, kalau tidak ada masalah, dapat dipastikan baterai sudah melemah. Ganti baterai CMOS dengan yang baru.
- “The system is out of frequency”
Solusi : masalah pada setting resolusi tampilan, boot komputer, tekan F8 pada saat booting untuk masuk ke safe mode Windows. Buka Control Panel >
Display. Ubah resolusi tampilan ke pilihan yang lebih kecil.
Read more
|
Acara yang menggabungkan seminar, kompetisi, eksibisi, dan hiburan itu, digelar di Gedung SMESCO Jakarta dan dihadiri oleh pengunjung yang kebanyakan berasal dari kalangan mahasiswa.
Pada acara yang bertemakan “Information Technology: Empowering Creative Industry, Develop the Nation", itu beberapa startup berkesempatan untuk berbagi ilmu dan pengalaman bagaimana memulai kewirausahaan di bidang TI.
Leontinus Alpha Edison, Co-founder situs e-commerce Tokopedia, memberi motivasi kepada para audiens, untuk berani bermimpi dan menggali ide-ide baru dalam memulai sebuah startup.
"Dulu saya juga seorang karyawan, tapi jangan takut untuk mencari dan mengungkapkan ide untuk memulai," kata pria yang kerap disapa Leon itu. Ide yang menarik dan feasible, pastinya akan dapat memikat investor untuk mendukung konsep tersebut.
Setelah masalah ide, kata Leon, berikutnya adalaha eksekusi dan strategi untuk mewujudkan konsep-konsep yang ditetapkan di awal. "Banyak orang yang bisa menelurkan ide yang baik, tapi tidak banyak yang bisa mewujudkan ide tersebut menjadi kenyataan," kata Leon.
Yang tak kalah penting, Leon menjelaskan, adalah keuletan untuk mengusung ide yang sudah ditetapkan. "Jangan putus asa walaupun sudah ditolak sana-sini."
Seminar COMPFEST juga mendapuk beberapa pembicara lain, mulai dari Wahyu Aditya pendiri Hellomotion, Purwanto Hasan dari Beoscope.com, dan Hanson Hutabarat, satu-satunya penyandang gelar Oracle Database Certified Master di Asia Tenggara.
Ajang ini juga diramaikan dengan beragam kompetisi, mulai dari kompetisi blog, kontes Video Creative, kontes programming, dan kompetisi game yang meliputi kompetisi Pro Evolution Soccer serta kompetisi DOTA (DOTA umum dan DOTA Pro).
Read more
|
Primequest 1800E diklaim Fujitsu sebagai produk paling ramah lingkungan sesuai dengan panduan teknologi ‘hijau’ Fujitsu Group.
Alasannya, Fujitsu telah mengurangi ukuran fisik dan memangkas konsumsi daya maksimum model server ini hingga sepertiga dibanding sebelumnya. Demikian halnya dengan pemakaian ruang rak yang berkurang sepertiga dan bobot lebih ringan hingga seperlimanya.
“Primequest satu ini menggunakan prosesor Intel dengan sistem operasi Linux dan Microsoft Windows Server,” kata Achmad S Sofwan, Chief Operations Officer Fujitsu Indonesia pada keterangannya, Senin 10 Mei 2010.
“Server satu ini juga merupakan server sistem terbuka yang ideal untuk memperkuat sistem bisnis yang mission-critical, sistem database berskala besar, atau sebagai platform solusi ERP,” ucapnya.
Selain itu, Primequest 1800E juga kompatibel dengan piranti lunak virtualisasi terkemuka, yang memungkinkannya untuk mendukung platform komputasi awan yang bisa dikonsolidasi dan dijadikan server terintegrasi. Dengan begitu, ia efektif dalam menurunkan total biaya kepemilikan dari sistem TI.
“Di tengah iklim bisnis yang sangat kompetitif dan berubah dengan sangat cepat, perusahaan membutuhkan TI yang andal untuk mendukung aplikasi mission-critical,” kata Achmad. “Primequest bisa memenuhi kebutuhan tersebut,” ucapnya.
Achmad menjelaskan, Primequest bisa mengonfigurasi sistem Symetric Multiprocessing (SMP) besar dengan maksimum 8 CPU (64 core) dengan memori hingga 1 terabyte (TB), sehingga diklaim mampu menjalankan operasional berkecepatan tinggi yang dibutuhkan database kelas korporat.
“Pada tolok ukur aplikasi standar SAP Sales and Distribution (SD) dua tingkat, Primequest 1800E membukukan rekor dunia 16.000 pengguna SAP SD berbasis Windows,” kata Achmad.
Read more
|
Iklan tersebut menyebutkan bahwa pengguna perlu berhati-hati terhadap adanya virus pada komputer mereka. Padahal, jika pengguna mengklik, mereka langsung diserang malware meski di komputer tersebut sebenarnya tidak ada virus.
“Kalau Anda tiba-tiba mendapat peringatan bahwa komputer Anda terinfeksi virus dan Anda diminta melakukan pemeriksaaan, jangan klik di link dan langsung tutup jendela yang terbuka,” kata juru bicara Slashkey, seperti VIVAnews kutip dari Sophos, 13 April 2010. “Anda sebaiknya melakukan pemeriksaan total dengan program antivirus yang sudah Anda miliki untuk memastikan malware tersebut ditangkap dan dikarantina,” ucap Slashkey.
Tampaknya ratusan pengguna sudah mulai terinfeksi malware yang bersangkutan, dan Slashkey sudah menyadari masalah dan akan segera melakukan penyaringan terhadap iklan-iklan seperti ini.
“Ini bukanlah taktik baru, karena situs-situs lain telah mengalami masalah serupa sebelumnya,” sebut Sophos. “Akan tetapi, pengguna FarmTown terus menerus gagal mengatasi penipuan tersebut dalam beberapa hari terakhir,” ucapnya.
Read more
|
Selain itu, sistem manajemen konten berbasis PHP lainnya seperti Zen Cart eCommerce juga telah disasar oleh serangan cyber tersebut.
“Situs web yang di-hack tampaknya telah dirasuki script yang akan menginstall malware pada sistem pengguna,” kata David Dede, pakar keamanan dari Sucuri Security, seperti dikutip dari TG Daily, Selasa 11 Mei 2010.
Selain itu, Dede menyebutkan, script yang dimasukkan juga mencegah browser seperti Firefox dan Chrome, yang memiliki fasilitas browsing yang aman memberitahu pengguna bahwa ada bahaya di situs bersangkutan.
“Saat bot pencari Google menemukan halaman yang telah dirasuki script tersebut, halaman tersebut merespons Google dengan memberikan kode yang tidak berbahaya,” kata Dede.
Di blog miliknya, David Dede telah memberikan solusi pembersihan untuk website yang telah terkontaminasi script berbahaya tersebut.
“Perlu dicatat, kami tidak menyalahkan WordPress di sini. Jika masalah ada di WordPress, jumlah situs yang terinfeksi akan jauh lebih besar,” ucap Dede.
Dede menyebutkan, kemungkinan infeksi tersebut masuk dari celah keamanan yang ada di dalam sebuah plugin. Atau bisa juga seseorang berhasil mencuri banyak password admin ke situs berbasis WordPress.
“Selain itu, situs yang di-hack berada di shared hosts, sejauh ini tidak ada yang di private server,” kata Dede. “Jadi, masalah juga tidak berada di perusahaan penyedia hosting. Yang pasti, satu kesamaan adalah semua situs yang diserang berada di shared server,” kata Dede.
Read more